I made this widget at MyFlashFetish.com.

Minggu, 11 Maret 2012

Kelas Paedagogi Pertemuan II dengan Seni Mengajar Paedagogi

Kelas pada pertemuan kedua merupakan salah satu pengaplikasian seni mengajar yang dilaukan oleh dosen pengampu. Model belajar e-learning yang diberikan termasuk cara yang berbeda dari biasanya. Biasanya beberapa dosen akan berceramah ataupun memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk presentasi dalam kelompok untuk menyampaikan materi. Berbagai teknologi internet digunakan untuk memberikan warna baru dalam pengajaran.
Inti dari mengajar sendiri adalah mentransformasikan bahan ajar kepada peserta didik pada situasi tertentu dengan media tertentu. Guru untuk siswa harus bisa memfasilitasi peluang belajar, menata lingkungan edukatif, memotivasi belajar, menangkap pikiran dan hati, dan membangun keaktifan belajar. Dalam kuliah sendiri, pengampu telah mampu memfasilitasi peluang belajar dengan e-learning tersebut. Karena laptop merupakan alat elektronik yang sudah pasti dimuliki seorang mahasiswa sehingga tetap ada peluang untuk melakukan proses belajar mengajar model e-learning. Pengampu juga menangkap pikiran dah hati dengan memberikan kesempatan untuk berpendapat selama kelas berlangsung. Dosen juga masih memberikan motivasi  dan membangun keaktifan belajar dengan menodorong melakuka trial and error, tidak melulu memberikan berbagai pengarahan-pengarahan karena sempat terjadinya suatu hambatan mengenai chat room untuk diskusi yang akhirnya juga dapat diselesaikan dengan baik karena usaha dari semuanya.
Efektifitas mengajarnya tergantung pada kreativitas, penilaian yang baik, dan wawasan tingkat tinggi. Kelas pertemuan kedua telah efektif karena kreatifitas yang dilakukan oleh pengampu dengan menggunakan teknlogi sekarang ini untuk mengajar. Hal tersebut juga tentunya mencerminkan adanya wawasan tingkat tinggi yang dimiliki oleh pengampu yang kemudian ia ajarkan pada mahasiswanya.
E–learning yang diberikan pengampu merupakan wujud dari improvisasi mengajar yang biasa berlaku di dalam kuliah sehari-hari dan juga ekspresi dari dosen pengampu karena mengajar melibatkan intuisi, improvisasi, dan ekspresi.
Mengajar sebagai seni adalah pengajar mengombinasikan dimensi ilmu dan seni atau sebaliknya di ruang kelas. Situasinya adalah kelas paedagogi dan media belajarnya adalah internet dengan laptop. Disini dosen juga menerapkan prinsip paedagogi dimana mahasiswa masih diarahkan untuk menggunaannya satu per satu secara perlahan dan masih adanya dominasi dosen di kelas.


0 komentar:

Poskan Komentar